
Sendi merupakan bagian vital yang ada pada sistem gerak manusia. Keberadaannya menghubungkan tulang yang memungkinkan manusia melakukan berbagai macam aktivitas, seperti membungkuk, berjalan, dan sebagainya.
Sayangnya, gangguan sendi sering kali terjadi seiring dengan pertambahan usia. Bahkan bisa terjadi saat usia muda kalau tidak menjaga hidup sehat. Penting untuk menjaga kesehatan sendi melalui kesadaran menjaga pola hidup.
Nah, pada artikel kali ini akan membahas secara lengkap mengenai bagaimana menjaga sendi untuk hidup sehat, kuat, dan terbebas dari nyeri.
Mengapa Menjaga Kesehatan Sendi Penting?
Menjaga kesehatan sendi menjadi hal penting karena setiap hari manusia membutuhkan pergerakan tubuh untuk melakukan aktivitas. Sendi sehat memungkinkan tiap pergerakan tubuh ini optimal, tidak ada rasa sakit. Saat sendi mengalami kerusakan, terjadi permasalahan yang sulit ditangani. Bahkan bisa berkembang menjadi penyakit seperti rematik, osteoarthritis hingga penurunan kualitas hidup.
Faktor risiko utama yang mengakibatkan gangguan sendi diantaranya kelebihan berat badan, buruknya pola makan, aktivitas fisik yang kurang hingga kebiasaan postur tubuh yang salah. Padahal faktor risiko ini bisa Anda kendalikan dengan menerapkan gaya hidup sehat.
Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Sendi?
Sebelumnya telah disinggung pentingnya menjaga kesehatan sendi, terutama untuk menunjang mobilitas harian. Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan sendi itu sendiri? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan.
Olahraga Rutin
Untuk menjaga kesehatan sendi butuh gerakan-gerakan yang membuatnya tidak kaku dan lentur. Minimnya aktivitas fisik dapat memperburuk kondisi kesehatan sendi karena mampu mempercepat pengikisan pada tulang rawan. Sayangnya, tidak semua jenis olahraga baik untuk kesehatan sendi, apalagi kalau melakukannya secara berlebihan ataupun salah teknik.
Jenis-jenis olahraga yang ramah untuk sendi diantaranya jalan kaki secara rutin sekitar 30 menit sehari. Kemudian Anda juga bisa berenang, yoga, pilates, dan latihan kekuatan yang ringan. Kalau Anda melakukan olahraga yang berat, pastikan melakukan pemanasan dan pendinginan untuk mencegah cedera pada sendi.
Jaga Berat Badan Ideal
Tahukah Anda kalau berat badan sangat berpengaruh pada kesehatan sendi. Sebab, berat badan menjadi beban terbesar untuk sendi. Terutama pada bagian pinggul, lutut, dan juga tulang belakang. Kelebihan berat badan mengakibatkan tekanan pada sendi yang lama kelamaan membuatnya melemah.
Menjaga berat badan ideal membantu mengurangi tekanan pada sendi. Ini sangat baik untuk memperlambat degenerasi kartilago atau tulang rawan sendi, serta mengurangi risiko osteoarthritis. Jadi, penting untuk Anda mengatur pola makan seimbang dan juga olahraga rutin.
Jangan Duduk Terlalu Lama
Gaya hidup saat ini sering kali menuntut Anda bekerja di depan komputer. Ini memungkinkan Anda duduk dalam jangka waktu yang lama. Padahal ini bisa mengakibatkan berbagai keluhan pada sendi, terutama area punggung, leher, dan juga lutut. Sebab, terlalu lama duduk membuat sendi tidak ada pergerakan, melemahkan otot penyangga hingga memperburuk sirkulasi darah.
Cobalah untuk bangun atau bergerak tiap 30 sampai 60 menit sekali ketika bekerja. Gunakanlah meja kerja yang ergonomis sehingga postur tubuh tetap ideal. Apabila memungkinkan lakukan peregangan ringan.
Cukupi Kebutuhan Vitamin D dan Kalsium
Kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kekuatan tulang dan sendi, sementara vitamin D membantu penyerapannya semakin optimal. Kurangnya asupan kedua nutrisi tersebut bisa mengakibatkan osteoporosis.
Kebutuhan vitamin D bisa Anda penuhi dengan cara berjemur di bawah sinar matahari pagi, telur hingga suplemen apabila diperlukan. Sementara kalsium bisa Anda dapatkan dari makanan seperti susu, tahu, tempe, sayuran hijau, ikan teri, dan sebagainya.
Pola Makan Sehat
Pola makan yang sehat tidak hanya baik untuk kesehatan sendi saja, melainkan tubuh secara keseluruhan. Namun, secara spesifik ada beberapa makanan yang membantu memperkuat jaringan sendi dan juga meminimalisir peradangan.
Makanan tersebut diantaranya ikan berlemak seperti tuna, salmon, dan ikan lain yang mengandung omega 3. Kemudian sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, buah beri, kacang-kacangan, biji-bijian utuh hingga minyak zaitun yang kaya akan polifenol.
Selain itu, ada beberapa jenis makanan yang bisa mempercepat terjadinya kerusakan pada sendi. Makanan tersebut diantaranya makanan olahan yang mengandung gula dan garam tinggi, gorengan, makanan cepat saji, daging merah berlemak tinggi, dan minuman beralkohol atau soda.
Hindari Kebiasaan Merokok dan Minuman Alkohol
Merokok dapat mempercepat kerusakan pada jaringan tubuh, termasuk tulang dan sendi. Sebab, di dalam rokok mengandung nikotin yang mampu menghambat aliran darah dan juga proses penyembuhan jaringan rusak.
Selain itu, konsumsi minuman beralkohol juga bisa merusak keseimbangan hormon dan juga nutrisi tubuh. Padahal ini berpengaruh terhadap kepadatan tulang dan juga jaringan sendi. Nah, menghentikan kebiasaan-kebiasaan tersebut sangat baik untuk kesehatan tulang dan sendi, serta tubuh secara keseluruhan.
Istirahat Cukup dan Kelola Stress
Istirahat cukup penting untuk membantu proses pemulihan tubuh, termasuk sendi. Sebab, kondisi kurang tidur atau istirahat bisa meningkatkan kadar hormon stress kortisol. Ini bisa memperparah peradangan yang ada dalam tubuh.
Selain itu, kondisi stress yang tidak dikelola secara baik pun bisa memicu ketegangan pada otot, sehingga ada tekanan berlebih untuk sendi. Anda bisa mencoba meditasi, olahraga rutin, melakukan hobi, dan sebagainya untuk mengelola stress.
Hati-Hati Memilih Alas Kaki
Penggunaan sepatu yang salah bisa melukai sendi pada kaki, sekaligus mengubah postur tubuh. Misalnya sepatu hak tinggi akan memberikan tekanan lebih pada lutut, sehingga meningkatkan risiko osteoarthritis. Untuk meminimalisir risiko ini, jangan gunakan sepatu hak tinggi terlalu lama atau sering. Sebaiknya pilih sepatu yang nyaman dengan hak rendah maupun tanpa hak.
Selain itu, pilihlah sepatu yang fleksibel dan juga suportif dengan ujung bulat atau persegi. Sehingga memungkinkan jari kaki Anda bisa bergerak. Pertimbangkan pula memilih sepatu yang empuk pada bagian telapak kaki.
Melindungi Lutut dari Cedera
Apabila lutut mengalami cedera bisa mengakibatkan kerusakan sendi secara lebih lanjut, seperti arthritis. Nah untuk melindungi dari cedera, Anda bisa menghindari berbagai aktivitas yang melibatkan hentakan secara berulang. Apabila dirasa sudah mengalami nyeri pada salah satu sendi, istirahatkan diri sejenak.
Selain itu, hindari pula mengangkat benda-benda yang berat. Daripada mengangkatnya, Anda bisa memilih untuk menggesernya saja. Namun, apabila harus mengangkatnya, gunakan otot dan sendi terkuat untuk meminimalisir tekanan. Anda juga bisa menggunakan penyangga lutut selama melakukan aktivitas tertentu. Ini terbukti mampu mencegah terjadinya cedera pada lutut maupun sendi.
Itulah penjelasan mengenai cara menjaga kesehatan sendi sepanjang usia. Kesehatan sendi perlu dijaga sejak dini melalui gaya hidup sehat secara konsisten. Namun, apabila nyeri sendi sudah tidak bisa diredakan melalui cara-cara alami sebaiknya konsultasikan ke dokter. Pastikan Anda mendapatkan penanganan tepat dan cepat dari Klinik Patella.id. Sehingga kondisi sendi Anda tidak semakin parah, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
